Arif Mulyadi

Arif Mulyadi

Indonesia

Arif Mulyadi menempuh pendidikan Seni Rupa di Universitas Negeri Surabaya pada Program Studi Pendidikan Seni Rupa dengan fokus Seni Rupa Murni. Selain aktif berkarya sebagai seniman, Arif juga terlibat dalam komunitas seni Serbuk Kayu yang berbasis di Surabaya. Praktik artistiknya berfokus pada medium dua dimensi, khususnya lukisan. Dalam karya-karyanya, Arif secara konsisten menghadirkan figur berkepala serigala sebagai simbol yang merepresentasikan identitas personal sekaligus refleksi atas pengalaman hidupnya. Bagi Arif, serigala bukan sekadar citra visual, melainkan metafora tentang naluri dasar manusia, kesetiaan, intuisi, dan hubungan sosial. Figur tersebut juga merefleksikan keseimbangan antara kebutuhan untuk menjadi bagian dari suatu kelompok, sekaligus dorongan untuk mempertahankan kemandirian sebagai individu. Arif melihat sosok serigala sebagai representasi pengalaman personalnya dalam menavigasi ruang antara kebersamaan dan kesendirian. Melalui simbol ini, ia mengeksplorasi tema-tema identitas, relasi sosial, serta dinamika emosional yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Karya-karyanya telah dipresentasikan dalam sejumlah pameran tunggal dan kelompok. Pameran tunggalnya meliputi Habit (2018) dan Kawanan Serigala di Filadelfia Gallery, Surabaya (2025). Ia juga berpartisipasi dalam berbagai pameran seni kontemporer, antara lain Finna Art of the Year, MADYA: Indonesia Contemporary Art New Wave di Surabaya, serta Sumatra Adalah Kita di Smiljan Space, Jakarta (2026).

Karya

Data Karya Belum Tersedia

Karya dari seniman ini sedang dalam proses pengumpulan