
Dadang Rukmana
Indonesia
Dadang Rukmana telah aktif berkarya sejak awal 1980-an. Perjalanan artistiknya dimulai ketika belajar di Studio Pendidikan Seni Rupa Rangga Gempol, Bandung, di bawah bimbingan maestro pelukis Barli Sasmitawinata pada periode 1982–1985. Pengalaman tersebut menjadi fondasi dalam pembentukan bahasa visual dan pandangan estetiknya. Setelah sempat tinggal dan berkarya di Ubud, Bali, ia menetap di Malang sejak tahun 1990 dan terus mengembangkan praktik keseniannya hingga kini. Selama lebih dari tiga dekade, Dadang telah berpartisipasi dalam berbagai pameran tunggal dan kelompok di sejumlah galeri, museum, dan ruang seni terkemuka di Indonesia maupun mancanegara. Pameran tunggalnya antara lain One Man Show di Bambo Gallery, Ubud (1989), Icontroversial di Galeri Canna, Jakarta (2009), History (Will Teach Us Nothing) di Nadi Gallery, Jakarta (2010), dan Tetes di Semarang Gallery (2015). Ia juga terlibat dalam berbagai pameran penting seperti Bali Biennale, Indonesia Contemporary Drawing di Galeri Nasional Indonesia, Art Stage Singapore, Hong Kong International Art Fair, serta berbagai proyek seni rupa di Yogyakarta, Jakarta, Surabaya, Bali, dan Malang. Konsistensinya dalam berkarya telah membuahkan sejumlah penghargaan, termasuk Penghargaan Seniman Jawa Timur dari Gubernur Jawa Timur pada tahun 2013.
Karya
Data Karya Belum Tersedia
Karya dari seniman ini sedang dalam proses pengumpulan