
Gatot Indrajati
Indonesia
Gatot Indrajati menjalani praktik seni lukis dan patung dengan konsep yang berakar pada pengalaman masa kecil. Meskipun lahir di Jawa Barat, ia tumbuh besar di Magelang, Jawa Tengah. Sejak kecil, keterbatasan ekonomi mendorongnya membuat sendiri mainan dari kayu, menciptakan tokoh-tokoh pahlawan versinya sendiri. Setelah menempuh pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, kayu berkembang menjadi medium utama dalam karya patungnya, sementara citra mainan kayu menjadi motif ikonik dalam lukisan-lukisannya. Melalui representasi boneka dan mainan kayu, Gatot menghadirkan kritik terhadap berbagai persoalan sosial. Figur-figur tersebut berfungsi sebagai metafora bagi individu yang dikendalikan atau dimanipulasi oleh kekuatan yang lebih besar, sekaligus memberi "kehidupan kedua" pada objek-objek yang sering dianggap remeh. Dengan memadukan teknik yang cermat dan narasi simbolik, karya-karyanya mengajak penonton merefleksikan relasi kuasa, identitas, dan kondisi manusia dalam masyarakat kontemporer. Gatot merupakan satu-satunya seniman Indonesia yang dua kali meraih UOB Indonesia Painting of the Year (2011 dan 2016). Pada 2016, karyanya Right or Wrong My Home juga memenangkan UOB Southeast Asian Painting of the Year, menjadikannya salah satu perupa Indonesia dengan pengakuan regional paling prestisius. Karyanya telah dipamerkan dalam berbagai pameran tunggal dan kelompok di Indonesia, Singapura, Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan, termasuk di Singapore Art Museum, National Gallery Singapore, Museum MACAN, Art Jakarta, Art Stage Singapore, dan Beijing International Art Biennale.
Karya
Data Karya Belum Tersedia
Karya dari seniman ini sedang dalam proses pengumpulan