
I Wayan Piki Suyersa
Indonesia
Berangkat dari latar budaya Bali yang kaya akan tradisi spiritual dan ritual, I Wayan Piki Suyersa mengembangkan seni abstrak sebagai bahasa visual untuk merefleksikan pengalaman keberadaan, relasi antarmanusia, dan dimensi batin yang melampaui representasi bentuk. Ia menempuh pendidikan di SMK Negeri 1 Sukawati (SMSR Bali) sebelum meraih gelar Sarjana Seni Rupa dari Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta pada 2021. Bagi Piki, abstraksi bukan sekadar pendekatan formal, melainkan cara membuka ruang bagi pengalaman estetis yang bersifat personal sekaligus universal. Pandangan ini berakar pada filosofi budaya Bali yang memandang spiritualitas sebagai pengalaman hidup yang tidak dibatasi simbol, ruang, maupun waktu. Setiap karya dipahami sebagai proses keterhubungan yang terus berlangsung, mulai dari pengalaman seniman saat berkarya hingga perjumpaan antara lukisan dan penontonnya. Sejak 2021, Piki telah menggelar pameran tunggal seperti Sunia Loka, Man on Earth, Abstraksi Bhawa (Rasa) Melepas/Menerima (2022), dan Gesture to Structure (2025). Karyanya juga tampil dalam berbagai ajang internasional, antara lain Art Jakarta Gardens, Art Fair Asia Fukuoka, Art Future Taipei, serta pameran di Singapura, Jepang, dan Indonesia. Ia meraih penghargaan Jafpa's Artist of the Year (2021) dan menjadi finalis UOB Painting of the Year, Basoeki Abdullah Art Award (2019), Bandung Contemporary Art Award, serta FINNA Art of the Year (2025).
Karya
Data Karya Belum Tersedia
Karya dari seniman ini sedang dalam proses pengumpulan