Kadek Dwi Darmawan

Kadek Dwi Darmawan

Indonesia

Kadek Dwi Darmawan mengembangkan bahasa visual khas melalui perpaduan tradisi seni rupa Bali dan estetika kontemporer. Terinspirasi oleh komik, animasi, musik, mitologi, dan figur-figur monster, ia mengeksplorasi ketegangan sekaligus keharmonisan yang muncul dari pertemuan antara tradisi dan modernitas. Berangkat dari konsep Sekala–Niskala dalam budaya Bali, karyanya merefleksikan relasi manusia dengan perubahan sosial, budaya, dan lingkungan yang terus berlangsung. Kadek mengolah pengaruh seni lukis Wayang Kamasan dan Batuan ke dalam medium cetak grafis lino, memadukannya dengan unsur surrealisme Bali dan seni low-brow. Melalui teknik ukir tangan pada pelat linoleum serta penggunaan material tradisional dan industrial, ia membangun narasi visual mengenai identitas, pluralitas, dan realitas transnasional. Figur-figur hibrida yang jenaka sekaligus ganjil menjadi metafora bagi negosiasi antara lokal dan global, individual dan kolektif, serta tradisi dan modernitas. Berasal dari Klungkung dan menetap di Bali, Kadek telah memamerkan karyanya dalam berbagai pameran, antara lain Reflexivity: Post-tradition in Balinese Contemporary Art (2025), Reconstructing Erotica Via Post-Tradition dan Gotong Royong (2024), Post Tradition dan The Growth (2023), Tarung Grafis serta Ubud Print Fair (2022). Ia juga menggelar pameran tunggal Impetus pada 2019.

Karya

Data Karya Belum Tersedia

Karya dari seniman ini sedang dalam proses pengumpulan